Description
Menurut beberapa laporan, tumbuhan ini berasal dari Asia Tenggara yang kemudian menyebar ke Indo-China, India, dan Asia Tenggara. Dibudidayakan di Malaysia[2] dan Jawa, untuk dimakan umbinya.[5] Selanjutnya tumbuhan ini menyebar ke Filipina, Ambon, dan Bali.[2]
Habitat asal tumbuhan ini adalah di hutan. Kadang ditanam di halaman dekat pagar sebagai tanaman obat atau karena umbinya dapat dimakan. Tumbuh dengan baik di daerah tropik dari dataran rendah sampai ketinggian 250 mdpl. Perbanyakan dengan stek batang atau menanam umbinya.[1] Selain itu, dapat pula ia diperbanyak dengan biji. Karena kebiasaannya yang memanjat, ia perlu diberi pohon inang untuk tempat merambat.[2] Secara lokal, tumbuhan ini telah dinaturalisasi ke Madura. Untuk di Jawa sendiri, tumbuhan ini masih dapat ditemui di dataran tinggi hingga pada 500 mdpl.[5]
Bidara upas (Merremia mammosa) atau disebut juga widara upas (Jawa) dan hailale (Ambon) adalah tumbuhan ubi-ubian yang memanjat yang kemungkinan berasal dari Filipina.







